Read More: http://madamarga-putra.blogspot.com/2011/12/membuat-read-more-di-blog.html#ixzz1giHK0cvN
Under Creative Commons License: Attribution
Read More: http://madamarga-putra.blogspot.com/2011/12/membuat-loading-page-di-blog.html#ixzz1hqvfwSkb
Under Creative Commons License: Attribution
Persebaya Tunduk d'aceh
Persebaya
akhirnya kalah dari Persiraja.Tapi sebagai suporter sejati kita wajib
mendukung tim saat menang maupun kalah.Semoga dipertandingan Bajul Ijo
bisa meraih poin penuh.
Selamat buat Persiraja.Terimakasih jg buat Skull yang sudah menjamu Bonek.
Skulls dan Bonek satu hati....satu nyali.
Lawan 10 Pemain, Persebaya KO di Banda Aceh
Meski hanya berhadapan dengan 10 pemain, Persebaya gagal menaklukkan
tuan rumah Persiraja. Bertanding di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh,
Kamis (1/12/2011) sore, tim asuhan Divaldo Alves tersungkur dengan skor
tipis 1-2. Pada laga ini, empat pemain asing Persebaya tak bisa tampil
karena terganjal ITC.
Baru beberapa detik babak pertama
berjalan, Persiraja sudah menggebrak melalui tendangan jarak jauh Diallo
Abdollaye Djibril. Beruntung kiper Dedi Iman dapat menghalau tendangan
keras itu. Tak berselang lama, kapten giliran Abdul Musawir yang
melepaskan tendangan keras. Kali ini kapten Erol Iba mampu menyapu
bersih bola.
Babak kedua baru berjalan empat menit, Persiraja
ketiban sial saat pemain belakangnya, Yudi Khairudin menerima kartu
kuning kedua. Yudi dikeluarkan wasit Sulistyoko usai melepaskan tekel
keras ke Feri Ariawan yang tengah menggiring bola menuju pertahanan
Persiraja.
Untuk menambah daya serang, Divaldo Alves memasukkan
striker muda, Miko Ardianto menggantikan Edy Gunawan menit ke-53.
Persebaya kembali mendapatkan peluang di menit ke-55 melalui tendangan
bebas Arif Ariyanto. Tapi sepakan kaki kiri Arif masih bisa digagalkan
mistar gawang.
Meski berhadapan dengan 10 orang, tapi Persebaya
masih keculitan untuk menyamakan kedudukan. Justru tuan rumah berulang
kali membahayakan gawang Dedi Iman melalui eksekusi bola mati. Beruntung
Dedi tampil labih sigap dan mampu mementahkan peluang yang didapat
anak-anak Persiraja.
Masuk menit ke-65, Persiraja mendapat
hadiah tendangan bebas setelah Erol Iba melakukan handball. Tapi
eksekusi Abdul Musawir terlampau lemah dan bisa ditangkap dengan mudah
oleh kiper Dedi Iman.
Hingga menit ke-70 babak kedua, pelatih
Divaldo Alves tak mampu membikin ramuan yang membuat timnya bisa
menyamakan kedudukan. Serangan Persebaya terbilang sporadis dan monoton,
mudah saja bagi pemain Persiraja untuk membacanya. Dan ketika keenakan
menyerang, pemain kerap lupa untuk bertahan.
Gawang Persebaya
hampir saja bobol di menit ke-73. Berawal dari tendangan bebas Andria,
bola yang ditanduk salah satu pemain Persiraja tak mampu diamankan
kiper. Apes, bola justru membentur mistar gawang dan jatuh tak melewati
garis gawang. Persiraja pun gagal menggandakan kedudukan.
Pada
menit ke-79, Arif Ariyanto melepaskan tendangan gunting. Tapi upayanya
masih bisa diamankan kiper Yuda Andika. Hingga pertandingan menyisakan
10 menit, Persebaya sangat kesulitan untuk membongkar pertahanan
Persiraja. Setelah satu pemainnya diusir wasit, tuan rumah seperti
bermain bertahan dan mengamankan keunggulan 2-1.
Masuk menit
akhir, Djibril lagi-lagi melepaskan tendangan jarak jauh. Beruntung
gawang Persebaya kembali terselamatkan karena sepakan Djibril tak tepat
sasaran. Hingga 90 menit waktu normal, plus dua menit tambahan waktu,
Persebaya tak bisa menyamakan kedudukan. Anak asuh Divaldo Alves
akhirnya tersungkur 1-2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar