Read More: http://madamarga-putra.blogspot.com/2011/12/membuat-read-more-di-blog.html#ixzz1giHK0cvN Under Creative Commons License: Attribution
Read More: http://madamarga-putra.blogspot.com/2011/12/membuat-loading-page-di-blog.html#ixzz1hqvfwSkb Under Creative Commons License: Attribution

Pages

Rabu, 28 Desember 2011

Persebaya Dipilih Karena Andik dan Bonek

Surabaya (beritajatim.com) - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia Andi Alifian Mallarangeng membeberkan alasan pemilihan Persebaya sebagai wakil Indonesia di Unity Cup lawan Kelantan FA.

Hal ini ia jelaskan dalam jumpa pers di Garden Palace Hotel, Rabu (28/12/2011) petang. "Persebaya memiliki sejarah luar biasa, Bonek luar biasa dan Andik Vermansyah. Mudah-mudahan Andik cetak gol," kata Andi.

Selain Andi, hadir pula Menpora Malaysia, Ahmad Shabery Cheek, Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Saifullah Yusuf, CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo, Widjajanto, CEO Malaysia Super League (MSL), Stuart Ramalingan, Koordinator Tim Nasional (Timnas), Bob Hippy, Plt CEO Persebaya, Dityo Pramono, Presiden Kelantan FA, Annuar Musa.

Andi menceritakan awal mula digelarnya Unity Cup. Ia menjelaskan, turnamen ini tercetus saat diadakan pertemuan antara Menteri Olahraga se-Asean di Jogjakarta beberapa waktu lalu. "Untuk memperkuat kerjasama melalui olahraga, kita sepakat untuk mengembangkan liga di tingkat Asean," kata Andi.

Menurut Andi, Unity Cup adalah bagian dari pemanasan menuju terwujudnya liga di tingkat Asean. Selain sepakbola, negara-negara di Asia Tenggara sudah mencetuskan kerjasama di bidang basket. "Modal adalah besar sepakbola di tingkat Asean untuk berkembang," lanjut Andi.

Sedangkan Menpora Malaysia, Ahmad Shabery Cheek mengatakan, selama ini kalau bicara olahraga, yang teringat adalah SEA Games. Dan Unity Cup adalah alternatif lain selain SEA Games. "Dan Unity Cup akhirnya pertama kali dilakukan di Indonesia," kata Ahmad Shaberry Cheek.

Sudah tiba masanya, memperbanyak pertandingan sepakbola di tingkat Asia Tenggara. "Dimulai dari Champions Malaysia dan Indonesia. Kalau Indonesia dan Malaysia, kita sudah tahu juaranya, tapi kalau klub Indonesia dengan Malaysia, kita belum tahu," katanya lantas tersenyum.

Sementara Saifullah Yusuf sebagai tuan rumah mengaku bangga Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah even tingkat internasional. "Jawa Timur adalah provinsi basis sepakbola profesional. Kami berharap turnamen ini menjadikan sepakbola menjadi tontonan yang menarik," pungkas pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar