Read More: http://madamarga-putra.blogspot.com/2011/12/membuat-read-more-di-blog.html#ixzz1giHK0cvN Under Creative Commons License: Attribution
Read More: http://madamarga-putra.blogspot.com/2011/12/membuat-loading-page-di-blog.html#ixzz1hqvfwSkb Under Creative Commons License: Attribution

Pages

Rabu, 28 November 2012


Andik Vermansyah (Foto: SINDO) 
 KUALA LUMPUR – Kendati di atas angin menjelang laga pamungkas Grup B kontra Malaysia, Indonesia masih merasa harus tampil mati-matian. Bahkan pilar timnas, Andik Vermansyah, tak segan meminta dukungan dan doa dari lebih 200 juta masyarakat Indonesia.

Punggawa lincah itu, menciptakan gol semata wayang Indonesia atas Singapura, di laga kedua nan penting, malam tadi. Next, tim Merah-Putih masih harus menghadapi laga vital lainnya melawan Malaysia, Sabtu mendatang.

Memang saat berita ini dibuat, Harimau Malaya masih menghadapi Laos di partai kedua Grup B lainnya. Jika Malaysia imbang atau kalah, Indonesia kian terbuka peluang untuk lolos. Sementara jika Laos lebur, maka persaingan akan kian ketat.

Tanpa memandang remeh, Andik masih berharap dikirimnya berjuta-juta doa dari tiap-tiap insan yang mengaku punya jiwa Garuda, terlepas perpecahan dan friksi yang terjadi dalam sepakbola nasional antara PSSI dan KPSI.

“Untuk laga terakhir (vs Malaysia), kami memohon dukungannya. Kita butuh doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Andik, usai laga Indonesia vs Singapura.

“Masyarakat boleh membenci PSSI ataupun KPSI. Tapi tolong, jangan benci timnas. Maka dari itu, mohon doa dan dukungannya,” tandas pemain yang pernah beruji coba dengan klub MLS, DC United tersebut.
BONEK VIKING 1 HATI

Kamis, 05 Januari 2012

Petar Takuti Suporter Persebaya

MAKASSAR, FAJAR — Pelatih kepala PSM, Petar Segrt, sudah menyaksikan langsung laga Persebaya Surabaya versus Kelantan FA di  Stadion Gelora 10 Nopember. Lalu apa yang diperoleh Petar?
Ternyata, bukan kekuatan materi pemain yang ditakuti Petar. Melainkan para suporter fanatik tim Bajul Ijo. Apalagi, Petar mengetahui bahwa bonek–sebutan suporter setia Persebaya– selalu memenuhi stadion ketika tim kesayangannya bertanding.
“Wah, suporter Persebaya luar biasa. Inilah yang saya takutkan ketika bertanding dengan PSM. Mereka juga punya suporter fanatik seperti PSM,” kata Petar.
Laga PSM kontra Persebaya, lanjut Petar, pasti menarik animo para pendukung tuan rumah. Maklum saja, sejak era Perserikatan kedua tim sudah menjadi musuh bebuyutan.
Faktor suporter justru akan jadi perusak konsentrasi pemain Pasukan Ramang. “Masalah inilah yang menjadi pekerjaan terbesar saya sekarang. Bagaimana mempersiapkan mental bertanding pemain sebelum ke Surabaya,” ungkap Petar.
Seperti saat Petar menyaksikan pertandingan Persebaya melawan Kelantan FC, Rabu, 28 Desember. Pelatih asal Kroasia itu mengakui, selama 90 menit dukungan suporter Persebaya tidak pernah kendur.
Lantas bagaimana dengan tim Persebaya? Pelatih asal Kroasia itu enggan mengomentari tim lawannya. Dia hanya berujar bahwa Persebaya tim yang bagus dan dia respek.
“Saya hanya ingin membahas tim saya. Kalau Persebaya sendiri sudah sering saya lihat permainannya, termasuk saat saya melatih Bali Devata di LPI lalu,” katanya.
Sedangkan striker PSM, Ilija Spasojevic alias Spaso, juga mengakui Persebaya tim yang cukup tangguh. Namun, menurut dia, kualitasnya hampir sama dengan PSM.
“Saya respek dengan Persebaya, tetapi saya tidak takut dan optimis dengan PSM. Intinya, kami akan bermain bagus dan membuat para pendukung PSM merasa bangga. Apalagi, pertandingan itu nantinya akan disiarkan langsung,” ujar Spaso